Arkib

Syair Al-Fatihah

Rangkap dimula dengan bismillah,

Syair dikarang mengukir kisah,

Dalam Al-Quran ibunya surah,

Dipanggil nama surah Al-Fatihah.

Tujuh ayat dibaca selalu,

Rukunnya solat sudahlah tentu,

Dalam sehari lima waktu,

Diulang lafaz kadang berlagu.

Bagi Allah segala puji,

Maha Pemurah Maha Mengasihani,

Dunia akhirat Dia miliki,

Dengan izin-Nya segala terjadi.

Allah disembah yang paling layak,

Tempat meminta apa dikehendak,

Tiada sekutu sama diletak,

Esa nan satu tidaklah banyak.

Tunjukkan kami jalan yang lurus,

Rahmat mawaddah janganlah putus,

Berkati tiap nafas dihembus,

Saat terhenti iman tetap telus.

Jalan mereka Kau beri nikmat,

Menuju syurga itu matlamat,

Sepanjang hidup dilimpah rahmat,

Akhirat sana elok penamat.

Mahon dijauh jalan Kau murka,

Nan penuh azab itu neraka,

Hidup di dunia bersuka-suka,

Tapi akhirnya abadi duka.

Advertisements

Syair Sahabat Sayang

Buat sahabat aku nukilkan,

Tanda sayang rindu kenangan,

Jauh di mata di hati jangan,

Ruang dan jarak tak terpisahkan.

 

Senyum dan tawa lupa tiada,

Tangis dan duka pernah pernah bersama,

Marah dan manis dalam suara,

Peluk dan jabat masih terasa.

 

Ku sampai rindu sahabat sayang,

Di dalam doa tetap dikenang,

Pesan nan baik teguh dipegang,

Budi ditabur itu ditatang.

 

Adat dunia temu dan pisah,

Dalam gembira adanya gundah,

Simpan segala yang indah-indah,

Sahabat sayang kau anugerah.

 

Syair Rindu Semanis Madu

Pena menari di kala malam,
Menukil rindu ada terpendam,
Rasa yang datang ingin ku rakam,
Moga sampailah segala kalam.

Manisnya rindu umpama madu,
Racun penawar telah berpadu,
Penghangat tubuh di saat sendu,
Terbawa mimpi tika beradu.

Entahkan rasa entahkan budi,
Mungkin senyuman pemikat hati,
Perlahan-lahan kian sebati,
Kasih dan sayang mula semadi.

Kita merancang Tuhan tentukan,
Apa yang baik mohon doakan,
Usaha tawakal jadi sandaran
Harap bahagia ‘kan berpanjangan.

Syair Kata Sayang

Duhai abang katakan sayang,
Mengapa rindu selalu datang,
Senyuman abang sering terbayang,
Jadilah adik terkenang-kenang.

Jauh di mata dekat di hati,
Adik di sini ternanti-nanti,
Manis katamu terbawa mimpi,
Mungkinkah abang memikat hati.

Meskipun terang masih tak jelas,
Katamu abang di dalam kias,
Terkadang adik tidak terbalas,
Terus terpendam tidak terlepas.

Entah bila ia bermula,
Semakin pandai berkata-kata,
Ujaran abang mengusik jiwa,
Teringat-ingat sebelum lena.

Memujuk hati bawa bermadah,
Syair ditulis penawar resah,
Di dalam sabar ada gelisah,
Katamu abang terlalu indah.

This entry was posted on Februari 16, 2017, in Syair. 1 Komen

Syair Hati Bimbang

Aduhai hati apa diresah,

Di malam hari berasa gundah,

Bagai ditimpa serba salah,

Lantas diukir syair bermadah.

 

Hati disapa rasa nan bimbang,

Asyiklah ia terkenang-kenang,

Entahlah apa puncanya walang,

Detik berlalu seolah panjang.

 

Mungkin ada datang menganggu,

Entahkan seorang atau sesuatu,

Persis tiba mengetuk pintu,

Hamba di dalam jadi terkedu.

 

Semakin indah tutur bicara,

Makinlah hati gundah-gulana,

Timbullah pula segala rasa,

Ada gembira ada risaunya.

 

Dipujuk hati dibiar jangan,

Resah dan gundah tenang-tenangkan,

Berserah saja kepada Tuhan,

Mohon petunjuk dan kekuatan.

Syair Tentang Hati

Al kisah hati nak ku cerita,
Aneka ragam pelbagai rasa,
Hati kurniaan Tuhan Yang Esa,
Penentu baik buruk jasadnya.

Mulanya hati suka dan sayang,
Berlalu masa seakan hilang,
Bencilah pula datang bertandang,
Langsung ditinggal tiada dikenang.

Pernah pula hati menyampah,
Serasa buat endah tak endah,
Sekian lama mula berubah,
Itulah jadi penawar gundah.

Betapa hati berbolak-balik,
Terkadang kita menjadi ralit,
Keliru pilih buruk dan baik,
Kembali berserah kepada Khalik.